Cerita Kita

Published by adminweb on Sel, 07/31/2018 - 18:55

Mengejar Rahmat Allah

Mencari Rahmat Alloh

Assalamualaikum Sahabat Yatim-Dhuafa.

 

Kali ini kita akan berkenalan dengan salah satu pengurus Mizan Amanah. Siapakah dia?

 

Perkenalkan Sahabat, namanya Ustadz Nurcholis Bin Sayidi, pengurus Yayasan Mizan amanah yang sudah mengabdi selama 7 Tahun.

 

Beliau adalah manajer program wakaf, beliau mengurus program wakaf asrama Klender, wakaf pesantren al kamil dan lain – lain.

 

Banyak hal menarik tentang beliau, ternyata sejak usia 2 tahun beliau sudah di tinggal oleh Ibunya. Sejak saat itu beliau dirawat oleh Ayah dan Neneknya. Maka dari itu beliau begitu paham dengan anak – anak yatim, karena beliau mengalaminya.

 

Beliau berasal dari Bumiayu, Banyumas, Jawa Tengah. Dengan segala keterbatasan , beliau hanya bisa meneruskan Pendidikan sampai tingkat SMP, tepatnya pesantren.

 

Selesai sekolah smp, beliau membantu ayahnya bekerja sebagai seorang petani. Kesabaran dan ketaqwaan kepada Allah-lah yang membuat beliau sangat tegar menjalani kehidupan.

 

4 tahun berselang beliau diajak oleh pamannya untuk merantau ke DKI Jakarta, dengan harapan mendapatkan kehidupan dan pekerjaan lebih baik.

Pada Usia 18 tahun beliau bekerja sebagai teknisi listrik bersama pamanya di sebuah departemen store.

 

Tidak terasa 18 tahun sudah beliau menekuni profesi sebagai teknisi listrik .

Karena kondisi pekerjaan yang membuat sulit solat tepat waktu, akhirnya beliau memutuskan untuk mengundurkan diri.

 

Selang beberapa lama, beliau mendapat informasi adanya lowongan relawan fundraiser Mizan Amanah dibulan Ramadhan.

Beliau pun mendaftarkan diri dan akhirnya bergabung menjadi staff fundraiser Mizan Amanah.

 

Kesan pertama saat bekerja, beliau merasakan kenyamanan, apalagi ketika bercengkrama dengan anak – anak yatim.

 

Selang 1 tahun karena performa pekerjaan yang baik. Beliau di amanahi menjadi manager wakaf. Sempat juga menjabat sebagai Kepala Asrama Pasar Rebo, Jakarta Timur.

 

7 Tahun mengabdi beliau mendapatkan banyak karunia dan hikmah.

 

Salah satu karunia yang didapatkan adalah doanya terkabul, saat menjabat sebagai seorang kepala asrama, beliau di amanahi seorang anak oleh Allah, bayi yang lucu dan cantik. Hingga saat ini beliau mempunyai 2 orang anak.

 

Beberapa hikmah yang didapatkan beliau adalah :

 

1. Jangan berputus asa dengan rahmat Allah.

 

2. Terus istiqomah dan semakin mendekatkan diri kepada Allah.

 

3. Hidup itu hakikatnya adalah ujian, maka jalani ujian ini dengan penuh keikhlasan, bersabar dan selalu berdoa kepada Allah.

 

4. Harus terus bersyukur kepada Allah atas nikmat yang diberikannya.

 

5. Utamakan Allah maka hidup akan penuh dengan keberkahan.

 

Tak lupa beliau juga mengucapkan terima kasih kepada para donator atau para dermawan yang telah berpartisipasi dan ikut peduli pada program – program wakaf. Semoga Alloh memberikan pahala yang berlipat dan ditambahkan rezekinya. Aamiin

 

Harapan beliau kepada mizan amanah, Semoga Mizan Amanah menjadi lembaga yang semakin amanah, semakin maju.

 

Semoga lahir genarasi penerus bangsa dan agama yang mempunyai kontribusi besar di negeri ini dan membawa perubahan yang lebih baik.

 

Terima kasih sahabat telah menyimak cerita ini, semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi.

 

Yuk, bagikan cerita ini sahabat.

Copyrights © 2018 All Rights Reserved by Mizan Amanah.