Zakat Maal (Bagian 2) | Mizan Amanah

Mutakhirkan

Zakat Maal (Bagian 2)

Published by adminweb on Jum, 09/20/2019 - 14:21

Menyambung artikel sebelumnya, kali ini kita akan membahas tentang apa saja jenis harta yang wajib dikeluarkan sebagai zakat maal dan bagaimana cara menghitung zakat maal dari setiap jenisnya tersebut.

Berikut merupakan jenis-jenis harta yang wajib dikeluarkan sebagai zakat maal disertai dengan cara menghitung banyaknya zakat yang dikeluarkan:

1. Emas dan Perak

Emas dan perak merupakan logam mulia yang memiliki dua fungsi, pertama sebagai barang tambang yang umumnya dibentuk menjadi perhiasan, kedua digunakan sebagai mata uang yang berlaku dari waktu ke waktu.

Zakat emas dan perak dikeluarkan sebesar 2,5%. Demikian juga jenis harta yang merupakan harta simpanan seperti uang tunai, tabungan, cek, saham, atau surat berharga. Hal ini dikarenakan jenis harta simpanan tersebut sama fungsinya dengan emas dan perak yang sama-sama memiliki nilai tukar. Dalam hal ini, pengeluaran zakat harta simpanan tersebut mengacu pada nishab emas.

Dalam nishabnya sendiri antara emas dan perak terdapat perbedaan. Emas mencapai nishab pada nilai 85 gram emas, sedangkan perak mencapai nishab pada nilai 595 gram perak.

Cara perhitungan zakatnya adalah sebagai berikut:

A. Jika emas atau perak yang dimiliki tidak dipakai atau dipakainya hanya setahun sekali, maka perhitungannya adalah:

Massa emas atau perak yang dimiliki x harga per gram x 2,5 %

B. Jika emas atau perak yang dimiliki ada yang dipakai, maka perhitungannya adalah:

(Massa emas atau perak yang dimiliki – massa emas atau perak yang dipakai) x harga per gram x 2,5 %

 

2. Binatang Ternak

Binatang ternak merupakan binatang yang dengan sengaja dipelihara sebagai sumber pangan, bahan baku industri, atau sebagai pembantu pekerjaan manusia. Binatang ternak meliputi hewan besar seperti unta, sapi, kerbau, dan kuda. Kemudian hewan kecil seperti kambing dan domba, ikan, serta unggas seperti ayam, bebek, dan burung.

Adapun perhitungan zakatnya, akan disesuaikan berdasarkan jenis binatangnya sebagai berikut:

A. Unta

Nishab unta adalah 5 ekor unta. Artinya, jika seseorang telah memiliki 5 ekor unta, maka wajib dikeluarkan zakatnya.

B. Sapi, Kerbau, dan Kuda

Nishab kerbau dan kuda disetarakan dengan nisab sapi yaitu 30 ekor. Artinya jika seseorang telah memiliki 30 ekor sapi, kerbau atau kuda, maka wajib dikeluarkan zakatnya.

C. Kambing atau Domba

Nishab kambing atau domba adalah 40 ekor. Artinya jika seseorang telah memiliki 40 ekor kambing atau domba, maka wajib dikeluarkan zakatnya.

D. Ikan dan Unggas (Ayam, Bebek, Burung)

Nishab pada ternak ikan dan unggas tidak ditetapkan berdasarkan jumlah (ekor) sebagaimana binatang sebelumnya, tetapi dihitung berdasarkan skala usaha. Ternak ikan dan unggas setara dengan 20 dinar (1 dinar = 4,25 gram emas murni) atau sama dengan

85 gram emas murni (24 karat).

Apabila seseorang berternak ikan, dan pada akhir tahun (tutup buku) ia memiliki kekayaan berupa modal kerja dan keuntungan lebih besar, kira-kira setara dengan 85 gram emas, maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5%.

 

3. Hasil Pertanian

Hasil pertanian merupakan hasil tumbuh-tumbuhan atau tanaman yang bernilai ekonomis seperti biji-bijian, umbi-umbian, sayur-mayur, buah-buahan, tanaman hias, rumput-rumputan, dedaunan, dan lain lain.

Nishab hasil pertanian adalah 5 wasq atau setara dengan 653 kg.

Kadar zakat untuk hasil pertanian, apabila diairi dengan air hujan, sungai, atau mata air adalah 10%. Tetapi jika hasil pertanian diairi dengan disirami atau irigasi, kadar zakatnya adalah 5%.

Pada sistem pengairan saat ini nyatanya biaya yang dikeluarkan tidak hanya sekadar air, tetapi ada biaya tambahan lain untuk pupuk dan insektisida. Untuk mempermudah perhitungan zakatnya, biaya pupuk, insektisida dan sebagainya diambil dari hasil panen, kemudian sisanya (apabila melebihi nishab) dikeluarkan zakatnya 10% atau 5% (tergantung sistem pengairan).

 

4. Harta Perniagaan

Harta perniagaan adalah harta yang diperuntukkan untuk diperjual-belikan dalam berbagai jenis, baik berupa barang seperti alat-alat, pakaian, perhiasan atau makanan, dan lain lain. Perniagaan tersebut di usahakan secara perorangan atau perserikatan seperti CV, PT, Koperasi, dan sebagainya.

Adapun nishab zakat harta perniagaan adalah setara dengan 85 gram emas atau 200 dirham perak. Ketetapan bahwa nilai aset telah mencapai nishab ditentukan pada akhir masa haul sesuai

dengan prinsip independensi keuangan sebuah usaha. Zakat ini dihitung berdasarkan asas bebas dari semua kewajiban keuangan. Kadar zakat yang harus dikeluarkan adalah 1/40 dari nilai aset pada akhir tahun atau setara

dengan 2,5%.

 

5. Barang Tambang dan Kekayaan Laut

Barang tambang dan kekayaan laut adalah segala sesuatu yang merupakan hasil eksploitasi dari kedalaman tanah dan kedalaman laut. Yang termasuk kategori barang tambang dan kekayaan laut yakni:

A. Semua barang tambang hasil kerja eksploitasi kedalaman tanah pada sebuah negara yang dilakukan oleh pihak swasta ataupun pemerintah.

B. Kekayaan laut seperti mutiara, karang, minyak, ikan, dan hewan laut.

Seluruh barang tambang dan kekayaan laut tersebut dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5%.

 

6. Barang Temuan (Rikaz)

Barang temuan atau rikaz adalah harta terpendam dari zaman dahulu atau biasa kita sebut dengan harta karun. Termasuk didalamnya berupa harta yang ditemukan dan tidak ada yang mengaku sebagai pemiliknya.

Adapun besarnya zakat yang dikeluarkan untuk barang temuan atau rikaz adalah sebesar 2,5% dari barang yang ditemukan.

 

Itulah jenis-jenis harta yang wajib dikeluarkan sebagai zakat maal, disertai dengan cara penghitungan zakatnya masing-masing. Semoga kita semakin semangat untuk senantiasa mengeluarkan zakat dari apa yang kita miliki. Aamiin yaa robbal alamin.

InsyaAllah, semakin banyak kita memberi, maka semakin banyak pula nikmat Allah yang akan mendatangi kita.

Mari berbagi informasi yang insha Allah bermanfaat kepada rekan dan saudara kita. Semoga menjadi amal soleh yang membawa keberkahan untuk anda. klik tombol share di bawah ini.


Copyrights © 2019 All Rights Reserved by Mizan Amanah.