Ketahui Bakat Anak Sejak Dini | Mizan Amanah

Mutakhirkan

Ketahui Bakat Anak Sejak Dini

Ketahui Bakat Anak Sejak Dini
Published by adminweb on Kam, 09/26/2019 - 14:30

Bakat merupakan kemampuan yang dimiliki oleh setiap anak yang berasal dari dalam dirinya sendiri maupun dari turunan kemampuan orangtuanya. Pada umumnya, setiap anak memiliki bakat yang berbeda-beda dan kita sebagai orang tua perlu untuk mengetahui bakat anak tersebut sejak dini agar bisa mengarahkan dan mengembangkan bakat tersebut secara maksimal.

Berikut ada beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua untuk mengetahui bakat anak sejak dini:

1. Mengamati Kebiasaan Anak

Perhatikanlah setiap detail kebiasaan yang anak lakukan walaupun hal tersebut kita pandang sebagai hal ringan. Perhatikan kegiatan apa saja yang anak lakukan secara berulang-ulang, kemudian seberapa sering kegiatan itu dilakukan, dan apakah mereka antusias dengan kegiatan tersebut atau tidak.

2. Mengetahui Jenis Kecerdasan Anak

Setelah mengamati kebiasaan anak, selanjutnya kita perlu mengetahui jenis kecerdasan apa yang dimiliki oleh anak. Jenis kecerdasan ini nantinya akan berpengaruh pada gaya belajar anak.

Adapun jenis-jenis kecerdasan anak meliputi:

A. Kecerdasan Linguistik

Jenis kecerdasan ini ditandai dengan kemampuan anak dalam berbahasa, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan. Kecerdasan linguistik dapat dilihat ketika anak suka membaca, cepat bisa mengeja kata dengan baik, suka menulis, berbicara, dan mendengarkan cerita. Untuk mendukung kecerdasan linguistik anak,  bisa dilakukan dengan mengajaknya bercerita, membaca bersama, membacakan dongeng, dan melakukan dialog berdua dengan anak.

B. Kecerdasan Logika

Jenis kecerdasan ini ditandai ketika anak tertarik dengan angka-angka, menyukai matematika, dan hal-hal tentang  sains, termasuk logika. Untuk mengasah kemampuannya, bisa dilakukan dengan memberikan anak alat berhitung yang menarik, benda-benda untuk dihitung, balok bertulisan angka-angka, puzzle, timbangan untuk mengukur berat, hingga mengajaknya pergi ke museum ilmu pengetahuan.

C. Kecerdasan Intrapersonal

Anak dengan tipe kecerdasan ini cenderung lebih suka bermain sendiri. Namun, ia bisa mengatur emosinya dengan baik. Anak dengan tipe kecerdasan intrapersonal yang dominan biasanya memiliki ambisi dan sudah tahu ingin jadi apa saat besar nanti. Ia juga memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan bisa mengomunikasikan perasaannya dengan baik. Untuk mengasah kemampuannya, bisa dilakukan dengan mengajaknya berbicara mengenai perasaannya dan menanyakan pendapat mereka tentang berbagai hal.

D. Kecerdasan Interpersonal

Berbanding terbalik dengan intrapersonal, anak yang memiliki tipe kecerdasan ini lebih suka bermain dengan banyak orang. Anak tipe ini juga memiliki empati, mampu memahami perasaan orang lain, dan cenderung menonjol sehingga suka memimpin saat bermain. Untuk mengasah kemampuannya, bisa dilakukan dengan mengajak anak bermain bersama di luar rumah atau sering mengajak si kecil datang ke acara keluarga untuk bersosialisasi.

E. Kecerdasan Musikal

Jenis kecerdasan ini ditandai dengan melihat perilaku anak yang suka bernyanyi, mengingat lagu, suka memukul-mukul seperti bermain drum atau memijit seperti bermain piano. Untuk mengasah kemampuannya ini bisa dilakukan dengan memberikannya alat musik seperti drum kecil, piano, pianika, dan berbagai alat musik lainnya, serta arahkan kesenangan bermusik anak pada musik-musik positif yang mengandung pesan moral.

F. Kecerdasan Spasial

Jenis kecerdasan ini ditandai dengan melihat perilaku anak yang suka menggambar, mencorat-coret kertas, mewarnai, suka berimajinasi, hingga suka bermain-main membangun sesuatu menggunaan balok. Untuk mengasah kemampuannya ini bisa dilakukan dengan memberikannya buku gambar, perlengkapan untuk mewarnai seperti kuas dan cat air.

G. Kecerdasan Kinetik

Anak yang memiliki kecerdasan kinetik umumnya sangat aktif, seperti suka berolahraga, menari, menyentuh berbagai benda dan mempelajarinya, atau membuat sesuatu dengan tangannya.

Untuk mendukung kecerdasannya ini bisa dilakukan dengan memberikan anak mainan balok-balok kayu, kantong pasir untuk membuat suatu bangunan atau rumah-rumahan. Serta bisa juga dengan memberikan anak tali untuk bermain lompat tali.

H. Kecerdasan Naturalis

Anak-anak yang memiliki kecerdasan naturalis sangat suka bermain di alam. Ia juga menyukai binatang dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta suka dengan tanaman. Untuk mendukung kecerdasannya ini bisa dilakukan dengan memberikan anak binatang peliharaan, akuarium, atau dengan menyediakan lahan untuk berkebun.

3. Mengamati Kemampuan Menyerap Ilmu

Perhatikanlah pengetahuan atau keterampilan apa yang cepat dipelajari anak! Apakah mereka pandai menggambar sesuatu? Apakah mereka tidak canggung berinteraksi dengan orang yang baru ditemui? Apakah mereka dengan mudah memahami rumus matematika? Temukan dalam proses anak menyerap ilmu!

4. Melihat Hasil Proses Belajar

Jika anak cepat dalam memahami dan mempelajari sesuatu, perhatikan hasil karya mereka! Apakah anak mampu menghasilkan karya yang lebih baik dibanding teman-temannya? Apakah mereka lebih kreatif dibanding teman-temannya? Dan apakah mereka lebih cepat menemukan kesalahan dan lebih cepat memperbaikinya? Temukan dalam hasil proses belajarnya!

Itulah beberapa cara untuk mengetahui bakat anak sejak dini. Semoga dengan cara tersebut, kita bisa lebih memaksimalkan usaha kita untuk mengetahui bakat anak kita dan mengarahkannya sebagai bekal untuknya di masa yang akan datang.

Mari berbagi informasi yang insha Allah bermanfaat kepada rekan dan saudara kita. Semoga menjadi amal soleh yang membawa keberkahan untuk anda. klik tombol share di bawah ini.


Copyrights © 2019 All Rights Reserved by Mizan Amanah.