Inspirasi Berbagi dari Sahabat Nabi | Mizan Amanah

Mutakhirkan

Inspirasi Berbagi dari Sahabat Nabi

Infaq, Berbagi
Published by adminweb on Sab, 10/05/2019 - 14:40

Infaq atau yang kita kenal sebagai bentuk pemberian untuk kebaikan terhadap sesama ternyata sudah ada dari zaman dahulu. Bahkan, sudah banyak dari kalangan sahabat nabi yang mengeluarkannnya untuk kepentingan umat. Berikut ada beberapa rangkuman kisah tentang infaqnya para sahabat nabi di zaman dahulu. Mari kita simak bersama-sama!

1. Abu Bakar ash-Shiddiq

Sosok bernama asli ‘Abdullah bin Abu Quhafa’ ini dahulu pernah menginfaqkan seluruh hartanya sebanyak 2 kali. Pertama, dalam peristiwa hijrah nabi ke Madinah, beliau mengeluarkan dana sebanyak 5000 - 6000 Dirham. Dalam kisah yang masyhur, Asma’ binti Abu Bakar sampai berbohong kepada kakeknya karena jumlah tersebut adalah seluruh kekayaan yang dimiliki oleh ayahnya.

Kedua, dalam peristiwa perang Tabuk, Abu Bakar datang kepada Nabi SAW dengan membawa semua asetnya untuk keperluan jihad. Nabi SAW bertanya kepada Abu Bakar, “Wahai Abu Bakar, berapa yang kau sisakan untuk keluargamu?” Lalu Abu Bakar menjawab, “Aku menyisakan Allah dan Rasul-Nya untuk mereka.”

2. Umar bin Khattab

Sosok tegas ini juga menjadi sosok panutan dalam jihad harta. Sesaat setelah Nabi mengumumkan penggalangan dana untuk jihad di Tabuk, Umar yang kala itu sedang banyak harta mendatangi Nabi SAW dengan penuh semangat sambil membawa separuh hartanya.

Kala itu, Umar optimis akan bisa mengungguli Abu Bakar yang mulia.

Umar berkata, “Hari ini aku akan mengalahkan Abu Bakar, jika Allah menghendakinya.”

Kemudian Umar pun menyerahkan separuh hartanya kepada Nabi SAW.

Nabi SAW kemudian bertanya, “Berapa yang kau sisakan untuk keluargamu?”

Lalu Umar menjawab, “Sebanyak yang kuserahkan ini.”

Abu Bakar datang dengan menginfaqkan seluruh hartanya. Namun dengan jumlah setengah harta yang dikeluarkan Umar, itu tetap menjadi pengorbanan terbaik di jalan Allah SWT dan Rasul-Nya.

3. Utsman bin ‘Affan

Sosok lembut dan pemalu ini dalam sebuah kesempatan mendatangi Nabi SAW untuk menginfaqkan 300 ekor unta dengan perlengkapannya. Ditambah lagi dengan memberikan perbekalan bagi sepertiga pasukan jihad. Selepas itu, ia pulang dan kembali datang dengan menenteng 1000 Dinar yang dibungkus dengan kain. Semuanya diserahkan tanpa banyak berpikir. Ikhlas karena Allah SWT dan Rasul-Nya. Karenanya, Nabi bersabda tentang Ustman sebagaimana diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi, “Perbuatan apa pun yang dilakukan Utsman setelah ini, maka tidak akan membahayakannya.”

4. Abdurrahman bin ‘Auf

Inilah saudagar shalih yang terdepan dalam jihad dan shaf shalat. Sosok yang jika menjual debu pun akan laku, pribadi yang bisa ‘menyulap’ batu menjadi emas dan permata. Imam Ibnu Hajar al-Asqalani meriwayatkan, “’Abdurrahman bin ‘Auf pernah menginfaqkan separuh hartanya, senilai 4000 Dirham. Dia juga pernah berinfaq sebanyak 40.000 Dinar. Pernah juga mendanai pasukan dengan 500 ekor kuda dan 500 ekor unta.” Semuanya itu berasal dari bisnis yang beliau jalankan. Allahuakbar!

Itulah beberapa sepenggal kisah tentang sahabat nabi yang berinfaq di jalan Allah. Semoga kita bisa mengikuti jejak mereka dalam beriman dan beramal sholeh.

Mari berbagi informasi yang insha Allah bermanfaat kepada rekan dan saudara kita. Semoga menjadi amal soleh yang membawa keberkahan untuk anda. klik tombol share di bawah ini.


Copyrights © 2019 All Rights Reserved by Mizan Amanah.